Raih TOP BUMD Awards 2026, Inovasi Digital dan Kepemimpinan dr. Eka Dongkrak Kinerja RSUD H. Moh Ruslan Mataram

Tampak depan RSUD H. Moh Ruslan Kota Mataram (Dok. Istimewa)

Mataram (Kilasntb.com) — Kinerja RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram kembali mendapat pengakuan nasional. Rumah sakit milik Pemerintah Kota Mataram itu meraih TOP BUMD Awards 2026 kategori BLUD–RSUD Bintang 4, menandai penguatan tata kelola, inovasi layanan, dan kinerja keuangan yang dinilai terus meningkat.

Penghargaan tersebut juga menobatkan Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, sebagai TOP CEO BUMD 2026, sementara Wali Kota Mataram Dr. H. Mohan Roliskana menerima penghargaan TOP Pembina BUMD 2026.

dr. Eka, sapaan akrab Direktur RSUD H. Moh Ruslan Mataram menyebut, capaian itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif dan berkualitas.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Kami terus berinovasi dan memperkuat layanan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan profesional,” kata dr. Eka, Rabu (11/2/2026).

Rekam Kepemimpinan dan Prestasi Sejak 2021

Di bawah kepemimpinan dr. Eka sejak 2021, RSUD H. Moh. Ruslan menunjukkan tren peningkatan kinerja dan inovasi. Pada tahun yang sama, rumah sakit ini meraih Penghargaan Smart City kategori Smart Living dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI sebagai pengakuan atas pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi.

Sejak 2021, berbagai inovasi layanan, digitalisasi sistem rumah sakit, serta penguatan manajemen mutu terus dikembangkan untuk meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan. Sejumlah capaian diraih, mulai dari akreditasi paripurna, penghargaan inovasi pelayanan publik, hingga penghargaan internasional Diamond Status dari World Stroke Organization untuk layanan penanganan stroke.

Rumah sakit ini juga mengembangkan layanan unggulan seperti poli tumbuh kembang anak, unit transfusi darah, dan sistem respons cepat serangan jantung. Berbagai inovasi tersebut turut mengantarkan RSUD H. Moh. Ruslan meraih sejumlah penghargaan inovasi daerah.

Kontribusi terhadap pembangunan daerah juga signifikan. Sekitar 20–30 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram berasal dari RSUD H. Moh. Ruslan, menjadikannya salah satu penopang utama sektor kesehatan dan ekonomi daerah.

Digitalisasi Dongkrak Layanan dan Efisiensi

Penguatan layanan berbasis teknologi digital menjadi salah satu fokus utama manajemen rumah sakit. RSUD H. Moh. Ruslan menerapkan sistem informasi pasien terintegrasi, rekam medis elektronik, hingga layanan emergency button untuk mempercepat respons layanan darurat.

Selain itu, sistem manajemen rumah sakit kini terintegrasi secara digital, mencakup laporan keuangan, manajemen risiko, dan mutu layanan. Inovasi pengelolaan limbah medis berbasis elektronik bahkan mampu menurunkan volume sampah medis hingga 25 persen dan meningkatkan efisiensi biaya operasional.

“Digitalisasi membantu kami meningkatkan kecepatan layanan, keselamatan pasien, dan efisiensi operasional rumah sakit,” ujar dr. Eka.

Kinerja Keuangan dan Layanan Meningkat

Kinerja keuangan RSUD H. Moh. Ruslan menunjukkan tren pertumbuhan stabil sejak 2021. Pendapatan rumah sakit tercatat Rp195,48 miliar pada 2021, meningkat menjadi Rp209,27 miliar pada 2022, Rp229,42 miliar pada 2023, Rp226,55 miliar pada 2024, dan mencapai Rp265,19 miliar pada 2025.

Sumber pendapatan terbesar berasal dari klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencapai 90–93 persen setiap tahun. Sisanya berasal dari pasien umum, asuransi lain, serta pendapatan tambahan seperti sewa fasilitas, parkir, ATM, dan kegiatan pendidikan serta pelatihan.

Pada 2025, realisasi pendapatan bahkan melampaui target. Dari target Rp239,2 miliar, rumah sakit mencatat realisasi Rp265,2 miliar atau mencapai 110,87 persen.

Peningkatan kinerja juga terlihat dari sisi layanan. Jumlah kunjungan pasien pada 2025 meningkat, dengan rawat inap mencapai 20.631 pasien dan rawat jalan 243.375 pasien. Skor layanan pelanggan naik menjadi 96,14 dari target 95 persen.

Survei kepuasan pelanggan sepanjang 2025 menunjukkan tren positif, yakni 95,68 pada triwulan I, meningkat menjadi 95,97 pada triwulan II, dan mencapai 96,14 pada triwulan III.

Komitmen Perkuat Layanan Kesehatan

dr. Eka menegaskan penghargaan TOP BUMD Awards 2026 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memperkuat inovasi, dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kami ingin RSUD H. Moh. Ruslan menjadi rumah sakit rujukan unggulan dengan layanan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan di Kota Mataram sekaligus memperkuat sistem kesehatan daerah di Nusa Tenggara Barat. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama