Pemprov NTB Genjot Program Pemuda Go Internasional, Bidik Panggung Global

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora), Pemprov NTB memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI terkait pelaksanaan Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) (Dok. Diskominfotik NTB)

Jakarta (Kilasntb.com) — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mempercepat langkah menyiapkan generasi muda agar mampu bersaing di tingkat internasional. Melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora), Pemprov NTB memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI terkait pelaksanaan Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN).

Langkah ini tidak sekadar seremonial. Pemprov NTB menargetkan pemuda daerah tampil sebagai representasi Indonesia di forum global, sekaligus menjadi duta budaya dan potensi daerah.

Konsultasi teknis dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, yang mewakili kepala dinas. Ia menegaskan pentingnya kejelasan mekanisme program agar seleksi berjalan transparan dan menghasilkan kandidat terbaik.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan PPAN berjalan optimal dan transparan, sehingga yang terpilih benar-benar putra-putri terbaik NTB,” ujar Tarmidzi dalam pertemuan tersebut.

Program PPAN sendiri merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah pusat untuk mencetak pemuda berwawasan global. Selain meningkatkan kapasitas individu, program ini juga menjadi jalur diplomasi lunak melalui pertukaran budaya dan gagasan.

Tarmidzi menekankan, kejelasan petunjuk teknis menjadi kunci agar daerah tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga mampu memaksimalkan potensi lokal dalam proses seleksi.

“Kami butuh kepastian juknis, mulai dari seleksi hingga penempatan negara tujuan, agar pemetaan potensi pemuda NTB bisa lebih terarah,” katanya.

Catatan tahun sebelumnya menjadi pijakan optimisme. Pada 2025, NTB berhasil mengirim dua delegasi ke program internasional, diantaranya ke Jepang melalui SSEAYP dan ke Singapura melalui SIYLEP, setelah lolos seleksi nasional yang ketat.

Di sisi lain, Kemenpora RI mengapresiasi keseriusan Pemprov NTB dalam membangun ekosistem kepemudaan yang kompetitif. Pemerintah pusat menilai langkah koordinatif ini penting untuk memastikan program berjalan efektif dan berdampak.

“Kami melihat komitmen kuat dari Pemprov NTB. Koordinasi seperti ini penting agar program tidak hanya administratif, tetapi benar-benar meningkatkan kapasitas pemuda,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Pemuda Global Kemenpora RI.

Tak berhenti pada program pertukaran, pemerintah pusat juga membuka peluang kerja sama bilateral dan multilateral yang dapat diakses daerah. Skema ini diharapkan memperluas akses pemuda NTB ke jejaring internasional.

Bagi Pemprov NTB, langkah ini bagian dari visi besar: membentuk “Pemuda NTB Makmur Mendunia”. Ambisi itu kini diuji, bukan hanya pada jumlah peserta yang dikirim, tetapi pada kualitas dampak yang mereka bawa pulang.

Dengan penguatan koordinasi dan strategi seleksi yang lebih tajam, NTB tampak serius menjadikan pemudanya pemain di panggung global, bukan sekadar penonton. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama