Investor Bulgaria Lirik Tuna hingga Pariwisata Halal, Pemprov NTB Tawarkan Empat Sektor Strategis

Pertemuan penjajakan investasi di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB di Mataram (Dok. Diskominfotik NTB)

Mataram (Kilasntb.com) — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai agresif membuka peluang investasi asing dengan menawarkan sejumlah sektor unggulan kepada investor asal Bulgaria. Langkah itu dilakukan di tengah upaya NTB memperkuat fondasi ekonomi daerah berbasis industri, pariwisata, dan energi berkelanjutan.

Dalam pertemuan penjajakan investasi di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB di Mataram, Rabu (6/5/2026), Kepala DPMPTSP NTB H. Irnadi Kusuma menegaskan NTB memiliki posisi strategis untuk pengembangan investasi skala internasional.

“NTB merupakan daerah yang sangat strategis untuk investasi, didukung oleh infrastruktur yang memadai seperti bandara dan pelabuhan yang saling terhubung di seluruh wilayah,” kata Irnadi.

Ia menyebut pemerintah daerah kini fokus menawarkan empat sektor utama, yakni peternakan, perikanan, pariwisata, dan energi terbarukan.

Menurut Irnadi, sektor peternakan NTB memiliki daya saing tinggi, terutama komoditas sapi potong yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat. Sementara di sektor perikanan, budidaya udang vaname dan komoditas tuna dinilai berpotensi besar untuk pasar ekspor.

“Budidaya udang vaname memiliki prospek sangat menjanjikan dengan kontribusi ekspor mencapai 3,91 persen. Selain itu, ada tuna, cakalang, rumput laut, dan garam yang terus berkembang,” ujarnya.

Pemprov NTB juga menjadikan sektor pariwisata sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. Pada 2025, sektor tersebut disebut menyumbang nilai ekonomi hingga Rp 5,96 triliun.

Kawasan Mandalika, Gili Tramena, wisata hiu paus, hingga Gunung Rinjani disebut menjadi magnet utama wisatawan domestik maupun mancanegara.

Tak hanya itu, NTB juga mulai mengarahkan pembangunan ekonomi berbasis energi hijau. Pemerintah daerah mendorong pengembangan energi baru terbarukan sebagai respons terhadap menipisnya cadangan energi fosil.

Investor asal Bulgaria, Daniel Dobrev, mengaku tertarik dengan peluang investasi di NTB, khususnya pada industri pengolahan hasil laut.

“Saya tertarik pada pengembangan produk tuna secara menyeluruh, tidak hanya daging, tetapi juga berbagai produk olahan lainnya,” kata Daniel.

Ia menilai NTB memiliki sumber daya perikanan yang kuat untuk menopang industri hilirisasi tuna. Daniel bahkan berencana mengajak mitra bisnisnya untuk menanamkan modal pada sektor pengolahan ikan di NTB.

Selain sektor perikanan, Daniel juga menyoroti potensi wisata halal yang dinilai memiliki pasar besar di tingkat global.

“NTB punya daya tarik tersendiri karena dikenal ramah bagi wisatawan muslim,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, investor Bulgaria dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi investasi, termasuk kawasan Labuhan Haji di Lombok Timur. Kunjungan itu juga akan menjadi bagian dari agenda kedatangan Duta Besar Bulgaria ke NTB pada Juni mendatang.

Pemprov NTB berharap penjajakan ini menjadi pintu masuk kerja sama investasi yang lebih luas sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama