![]() |
| Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi pengurus PMI NTB di ruang kerjanya (Dok. Diskominfotik NTB) |
Mataram (Kilasntb.com) — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan dukungan terhadap penguatan program Palang Merah Indonesia (PMI) NTB, terutama proyek penanggulangan bencana berbasis komunitas yang kini dijadikan percontohan oleh federasi Palang Merah Internasional.
Komitmen itu disampaikan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi pengurus PMI NTB di ruang kerjanya, Senin, 11 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, PMI NTB melaporkan kesiapan monitoring dan evaluasi program federasi Palang Merah Internasional yang menempatkan NTB sebagai pilot project penanggulangan bencana tingkat desa berbasis komunitas.
Pelaksana Tugas PMI NTB, Lalu Dodi Setiawan, mengatakan program itu dijalankan di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di Desa Cendi Manik, Taman Baru, dan Sekotong Tengah.
“NTB menjadi salah satu daerah percontohan. Regulasi di tingkat desa juga sudah kami siapkan melalui peraturan desa,” kata Dodi.
Selain program mitigasi berbasis desa, PMI NTB juga mengusulkan pembangunan 10 gudang logistik yang tersebar di kabupaten dan kota di NTB. Gudang tersebut dirancang untuk mempercepat distribusi bantuan saat terjadi bencana.
Iqbal menyatakan pemerintah daerah mendukung program yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat. Menurut dia, berbagai agenda yang belum terealisasi perlu dipercepat, terutama yang berkaitan dengan pelayanan sosial, kesehatan, dan kebencanaan.
“Atas nama Pemprov NTB, pastinya kami dukung,” ujar Iqbal.
Ia juga meminta jajaran PMI NTB menjaga konsistensi kerja kemanusiaan dengan mengedepankan kesabaran dan keikhlasan dalam menjalankan tugas di sektor sosial dan kebencanaan. (Red)
