![]() |
| Kegiatan “Srikandi Movement Goes to Campus” yang digelar Srikandi PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat di Universitas Mataram (Dok. PLN) |
Mataram (Kilasntb.com) — Isu kekerasan seksual yang masih kerap terjadi di lingkungan pendidikan dan tempat kerja menjadi sorotan dalam kegiatan “Srikandi Movement Goes to Campus” yang digelar Srikandi PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat di Universitas Mataram, Minggu, 25 Mei 2026. Lebih dari 100 mahasiswa mengikuti forum edukasi yang membahas pencegahan sexual harassment sekaligus peluang karier di PT PLN.
Kegiatan ini dinilai menarik karena tidak hanya berbicara soal rekrutmen dan dunia kerja, tetapi juga mengangkat isu sensitif yang masih sering dianggap tabu di lingkungan kampus. Dalam forum tersebut, mahasiswa diajak memahami bentuk-bentuk kekerasan seksual, pentingnya keberanian untuk speak up, hingga membangun budaya saling menghormati.
General Manager PLN UIW NTB sekaligus Pembina Srikandi PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan tema pencegahan sexual harassment dipilih karena kasus kekerasan seksual masih banyak ditemukan, baik di lingkungan pendidikan, tempat kerja, maupun ruang publik.
“Kasus kekerasan seksual masih banyak terjadi, bahkan di lingkungan yang dianggap aman. Karena itu kami ingin mahasiswa lebih memahami isu sexual harassment, berani speak up, saling menghormati, dan menghilangkan stigma terhadap korban,” kata Sri Heny.
Menurut dia, Srikandi PLN tidak hanya menjadi komunitas pegawai perempuan di internal perusahaan, tetapi juga aktif mendorong gerakan sosial dan edukasi masyarakat, termasuk kepada generasi muda di kampus.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, Ihsan Ro’is, mengapresiasi langkah PLN membawa isu pencegahan kekerasan seksual ke ruang akademik. Ia menilai edukasi semacam ini penting untuk membangun lingkungan kampus yang aman dan sehat.
“Mahasiswa perlu didorong untuk berani speak up dan memiliki kepedulian sosial. Kampus harus menjadi ruang yang aman, saling menghormati, dan bebas dari kekerasan seksual,” ujarnya.
Selain edukasi pencegahan kekerasan seksual, PLN juga memperkenalkan peluang karier dan pengembangan diri di perusahaan kepada mahasiswa. Melalui sesi career talk, peserta mendapat gambaran mengenai tantangan dunia kerja, kebutuhan kompetensi, hingga peluang berkarier di sektor energi.
Program “Srikandi Movement Goes to Campus” menjadi salah satu upaya PLN mendekatkan diri dengan generasi muda melalui isu sosial yang relevan sekaligus pengembangan sumber daya manusia. (Red)
