![]() |
| Media Gathering PT PLN UIW NTB (Dok. PLN) |
Mataram, Kilas NTB – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memperkuat kemitraan dengan media massa melalui kegiatan Media Gathering bertajuk Synergy for Sustainable Growth yang digelar di Kantor PLN UIW NTB, Mataram. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 30 jurnalis dari berbagai platform media di NTB.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan media memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara PLN dan masyarakat. Menurut dia, kolaborasi yang kuat dengan media diperlukan agar berbagai program dan layanan ketenagalistrikan dapat tersampaikan secara luas dan tepat kepada publik.
“PLN meyakini bahwa media merupakan mitra penting dalam membangun pemahaman publik terhadap berbagai program ketenagalistrikan. Melalui sinergi yang baik, kami berharap setiap informasi yang disampaikan PLN dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” kata Sri Heny dalam sambutannya.
Dalam forum tersebut, PLN turut menyosialisasikan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), program pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses listrik yang layak. Hingga 2025, realisasi BPBL di Nusa Tenggara Barat telah menjangkau 12.300 rumah tangga.
Untuk tahun 2026, PLN bersama para pemangku kepentingan mengusulkan tambahan kuota sebanyak 15 ribu rumah tangga penerima manfaat.
“Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses energi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui layanan listrik yang andal dan terjangkau,” ujar Sri Heny.
Selain BPBL, PLN juga memaparkan perkembangan infrastruktur kendaraan listrik di NTB. Hingga 31 Mei 2026, tercatat sebanyak 51 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah beroperasi di 36 lokasi yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
PLN juga membuka peluang kemitraan dalam pengembangan SPKLU sebagai bagian dari percepatan ekosistem kendaraan listrik di daerah. Menurut Sri Heny, pengembangan infrastruktur tersebut sejalan dengan agenda transisi energi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat penyebaran informasi kepada masyarakat, tetapi juga mendukung transformasi energi yang sedang berjalan, termasuk pengembangan kendaraan listrik di NTB,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, PLN memperkenalkan sejumlah fitur layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah Trip Planner, yang memungkinkan pengguna kendaraan listrik menemukan lokasi SPKLU terdekat dan merencanakan kebutuhan pengisian daya selama perjalanan.
Melalui penguatan sinergi dengan media, sosialisasi program pemerintah, pengembangan infrastruktur kendaraan listrik, serta optimalisasi layanan digital, PLN berharap dapat memperluas akses informasi dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. (Red)
