Listrik Masuk Koperasi Nelayan, PLN Dorong Ekonomi Pesisir Sumbawa

Melalui PLN UP3 Sumbawa dan ULP Empang, tiga pelanggan KNMP mendapat sambungan listrik dengan daya masing-masing 41.500 VA, 33.000 VA, dan 23.000 VA. Total daya yang tersambung mencapai 97.500 VA (Dok. PLN)

Sumbawa Besar, Kilas NTB — Listrik tak lagi sekadar kebutuhan dasar bagi Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Labuhan Sangoro, Kecamatan Maronge, Kabupaten Sumbawa. PLN memasok energi untuk menopang aktivitas usaha koperasi dan membuka ruang bagi penguatan ekonomi nelayan.

Melalui PLN UP3 Sumbawa dan ULP Empang, tiga pelanggan KNMP mendapat sambungan listrik dengan daya masing-masing 41.500 VA, 33.000 VA, dan 23.000 VA. Total daya yang tersambung mencapai 97.500 VA.

Besarnya daya itu menunjukkan kebutuhan koperasi bukan hanya untuk penerangan dan administrasi. Infrastruktur listrik disiapkan untuk menopang aktivitas usaha yang membutuhkan peralatan kelistrikan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional koperasi.

Manager PLN UP3 Sumbawa Firman Sulistyawan mengatakan listrik harus memberi dampak langsung terhadap produktivitas masyarakat.

“Listrik tidak hanya berfungsi sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi penggerak utama produktivitas masyarakat.”

Menurut Firman, pasokan listrik yang andal memberi ruang bagi koperasi meningkatkan layanan, memperluas aktivitas usaha, dan memperkuat nilai tambah hasil perikanan.

Kehadiran listrik di KNMP Labuhan Sangoro juga menempatkan akses energi sebagai bagian dari penguatan ekonomi pesisir. Koperasi tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya nelayan, tetapi dituntut menjadi simpul kegiatan ekonomi yang mampu mengelola dan mengembangkan potensi perikanan lokal.

General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli mengatakan semangat kemerdekaan harus diterjemahkan melalui manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.

“PLN terus memperkuat peran sebagai penggerak kemajuan bangsa dengan menghadirkan listrik yang mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.”

Yondri menegaskan penyambungan listrik KNMP merupakan bentuk dukungan PLN terhadap kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

“Energi listrik harus benar-benar menjadi kekuatan yang menggerakkan pembangunan daerah dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.”

Dengan tambahan daya 97.500 VA, KNMP Labuhan Sangoro kini memiliki fondasi kelistrikan untuk mengembangkan aktivitasnya. Tantangannya bukan lagi sekadar menghadirkan listrik, tetapi memastikan energi tersebut benar-benar berubah menjadi produktivitas, nilai tambah, dan pendapatan bagi nelayan.

Penyambungan dilakukan sesuai standar teknis dan keselamatan kerja PLN. Bagi masyarakat pesisir, akses energi yang andal menjadi salah satu prasyarat agar kegiatan ekonomi tidak berhenti pada potensi, tetapi bergerak menjadi usaha yang produktif dan berkelanjutan. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama