![]() |
| Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Lombok Garden Hotel, Mataram (Dok. PLN) |
Mataram, Kilas NTB – PT PLN (Persero) memperluas infrastruktur kendaraan listrik di Pulau Lombok dengan menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Lombok Garden Hotel, Mataram. Langkah ini menyasar sektor pariwisata sebagai salah satu simpul penting dalam percepatan peralihan menuju transportasi rendah emisi.
SPKLU tersebut hadir melalui kolaborasi PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) dengan manajemen Lombok Garden Hotel. Fasilitas di area parkir hotel itu tak hanya diperuntukkan bagi tamu, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat pengguna kendaraan listrik yang beraktivitas di Kota Mataram dan sekitarnya.
General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli mengatakan, keterlibatan industri perhotelan penting untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik. Menurut dia, pariwisata memiliki mobilitas tinggi sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur transportasi yang semakin terintegrasi.
“Kehadiran SPKLU di Lombok Garden Hotel menjadi wujud nyata kolaborasi dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di NTB,” kata Yondri.
Dia berharap keberadaan fasilitas pengisian kendaraan listrik tidak berhenti sebagai layanan tambahan bagi tamu hotel. SPKLU juga diharapkan menjadi nilai tambah bagi industri perhotelan dalam membangun konsep bisnis yang lebih ramah lingkungan.
“Dengan semakin banyaknya titik pengisian kendaraan listrik, masyarakat akan semakin percaya diri untuk beralih menggunakan kendaraan listrik,” ujarnya.
Menurut Yondri, perluasan SPKLU sekaligus menjadi cara untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap keterbatasan fasilitas pengisian daya. Semakin rapat jaringan SPKLU, semakin kecil hambatan pengguna kendaraan listrik untuk melakukan perjalanan antarkawasan di Lombok.
Manager PLN UP3 Mataram Hengky Purbo Lesmono mengatakan pembangunan SPKLU di kawasan hotel memiliki manfaat ganda. Selain memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik, fasilitas tersebut dapat mendukung hotel menerapkan prinsip Green Hotel dan pariwisata berkelanjutan.
“Penyediaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di sektor pariwisata dan perhotelan merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik,” kata Hengky.
PLN juga mengintegrasikan layanan SPKLU dengan PLN Mobile. Pengguna dapat mengetahui lokasi SPKLU, memantau proses pengisian daya, hingga melakukan transaksi secara digital.
PLN UIW NTB menyatakan perluasan ekosistem kendaraan listrik akan terus didorong melalui kolaborasi dengan sektor pariwisata, perhotelan, pusat perbelanjaan, pelaku usaha, dan pemerintah daerah. Strategi tersebut diarahkan untuk membuat kendaraan listrik semakin mudah digunakan sekaligus mendorong transportasi yang lebih rendah emisi di NTB.
Bagi Lombok sebagai salah satu destinasi wisata utama Indonesia, keberadaan SPKLU di kawasan hotel juga menjadi bagian dari upaya membangun citra destinasi yang lebih siap menghadapi perubahan pola mobilitas. PLN menilai ketersediaan infrastruktur pengisian daya akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus mendukung target Net Zero Emissions (NZE). (Red)
