Jangan Asal Minum Obat Herbal, BBPOM Mataram Edukasi Puluhan Lansia

BBPOM Matatam
Sebanyak 31 siswa lansia mengikuti kegiatan yang digelar di Aula BBPOM di Mataram (Dok. BBPOM Mataram)

Mataram, Kilas NTB - Obat herbal tidak selalu berarti aman. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram mengingatkan lansia mewaspadai obat bahan alam ilegal yang mengandung bahan kimia obat (BKO). Produk semacam itu menjadi salah satu materi yang disorot dalam edukasi keamanan obat dan makanan bagi warga lanjut usia.

Peringatan tersebut disampaikan saat pembelajaran ke-7 Sekolah Lansia MEMORI Standar 3 Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Jumat, 11 September 2026. Sebanyak 31 siswa lansia mengikuti kegiatan yang digelar di Aula BBPOM di Mataram.

Kepala BBPOM di Mataram Yogi Abaso Mataram mengatakan lansia perlu memiliki pengetahuan sebelum memilih dan mengonsumsi produk kesehatan. Usia lanjut, kata dia, bukan alasan untuk berhenti belajar menjaga kesehatan.

“Usia lanjut bukan menjadi penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan menjaga kesehatan,” kata Yogi.

Ia mendorong lansia menerapkan pola hidup sehat sekaligus lebih cermat terhadap produk yang dikonsumsi. Obat dan makanan, menurut dia, perlu dipilih secara bijak agar memenuhi aspek keamanan dan mutu.

Dalam pembelajaran tersebut, peserta mendapat materi tentang gizi seimbang, bahan berbahaya pada pangan, hingga kewaspadaan terhadap obat bahan alam ilegal yang mengandung BKO. Peserta juga diperkenalkan dengan prinsip Cek KLIK, yakni memeriksa kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk.

Bagi lansia, pengetahuan itu menjadi penting karena keputusan memilih obat tidak cukup hanya berdasarkan klaim khasiat pada kemasan. Legalitas produk dan informasi yang tercantum harus diperiksa terlebih dahulu.

Edukasi tersebut merupakan bagian dari inovasi Sahabat Rentan yang digagas BBPOM di Mataram. Program Sentra Aman, Harmonis dan Berdaya untuk Kelompok Rentan itu dijalankan melalui kolaborasi dengan Sekolah Lansia Kemendukbangga/BKKBN.

BBPOM di Mataram juga menyerahkan alat tensimeter digital kepada Sekolah Lansia MEMORI untuk mendukung pemantauan tekanan darah secara rutin. Kegiatan ditutup dengan kunjungan peserta ke laboratorium BBPOM di Mataram untuk mengenal proses pengujian dan pengawasan Obat dan Makanan. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama