![]() |
| RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram (Dok.Istimewa) |
Mataram, KilasNTB – RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram terus memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Rumah sakit rujukan di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu membangun gedung poliklinik terpadu senilai Rp1,48 miliar untuk meningkatkan kenyamanan dan efektivitas pelayanan rawat jalan.
Pembangunan fasilitas baru tersebut menjadi langkah strategis rumah sakit dalam mengimbangi tingginya kebutuhan layanan kesehatan. Saat ini, RSUD H. Moh. Ruslan mencatat kunjungan mencapai 800 hingga 1.100 pasien setiap hari.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. Eka Nurhayati, mengatakan penambahan fasilitas poliklinik menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya aktivitas pelayanan rumah sakit yang berstatus sebagai salah satu pusat rujukan NTB.
“Poliklinik ini sebenarnya harus besar karena kita merupakan rumah sakit rujukan NTB. Yang ada sekarang sudah tidak cukup ideal, membludak di jam pelayanan,” kata Eka, Senin (2/11/2026).
Melalui pembangunan gedung terpadu ini, manajemen rumah sakit ingin menghadirkan pelayanan rawat jalan yang lebih terorganisasi. Sejumlah layanan spesialis akan ditempatkan dalam satu gedung, meliputi penyakit dalam, jantung, saraf, dan geriatri.
Pengembangan tersebut diharapkan memudahkan pasien mengakses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan koordinasi antarpoli. Dengan penataan ruang yang lebih baik, pasien diharapkan memperoleh pengalaman pelayanan yang lebih nyaman dan terarah.
Tingginya kunjungan selama ini terutama terlihat pada poli penyakit dalam, jantung, dan saraf. Jumlah pasien pada layanan tertentu berkisar 200 hingga 600 orang. Kehadiran gedung baru diharapkan membantu mengakomodasi kebutuhan tersebut sekaligus mengurangi kepadatan di area poliklinik yang ada.
Pembangunan gedung poliklinik terpadu menggunakan anggaran APBD Kota Mataram tahun 2026. Nilai kontrak proyek mencapai Rp1.488.532.000 dengan pelaksana konstruksi CV Cipta 2D dan pengawasan teknis oleh CV Bangun Persada Consultant.
Eka menegaskan pembangunan fasilitas tersebut harus diselesaikan sesuai jadwal agar segera dapat mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Ya harus rampung Desember karena ini anggarannya dari APBD,” tegasnya.
Gedung poliklinik terpadu tersebut ditargetkan rampung paling lambat Desember 2026. Kehadirannya diharapkan menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, terutama dalam menghadirkan layanan spesialis yang lebih mudah diakses, tertata, dan nyaman bagi masyarakat. (Hid)
